14 Agustus 2008

Pemakaian Laser Pada Bidang Kedokteran Gigi

Apa yang sebenarnya diinginkan pasien ketika berkunjung ke praktek doktergigi dengan rasa sakit pada giginya? Tentu saja harapan akan hilangnya sakit dengan tanpa rasa sakit tambahan. Tapi terkadang ada saja yang dirasakan pasien yang terasa semakin menambah rasa sakit, sebut saja ketika dokter harus mengurangi jaringan keras gigi yang terkena karies. Putaran yang sangat cepat memang mengurangi sensasi nyeri ketika dilakukan pengeboran tapi tidak serta merta tidak akan ada rasa sakit.

Pada tahun 1997 FDA telah mengesahkan penggunaan laser pada prosedur pengurangan jaringan keras gigi pada orang dewasa dan pada tahun berikutnya juga telah disahkan penggunaan laser pada anak-anak, meskipun demikian penggunaan teknologi laser sebenarnya telah dipergunakan untuk prosedur bedah gingiva pada tahun 1995.

Secara umum laser memiliki beberapa keunggulan misalnya ditinjau dari segi kenyamanan pasien, pada prosedur pengurangan jaringan keras dengan menggunakan henpis konvensional maka  biasanya akan timbul nyeri yang diakibatkan oleh getaran, panas dan tekanan. Faktor-faktor ini dapat dieliminasi dengan penggunaan laser sehingga kemungkinan terjadinya nyeri dapat dihilangkan tanpa prosedur anestesi sehingga pasien merasa lebih nyaman.

Selain itu laser juga memiliki resiko yang minimal untuk dapat menyebabkan terjadinya keretakan halus (hairline crack) pada gigi yang dapat menyebabkan masalah di masa mendatang ketika perawatan sudah selesai. Presisi dan akurasi laser yang tinggi dapat meminimalkan jaringan sehat yang ikut terpotong ketika menggunakan alat konvensional baik ketika dilakukan pada jaringan terkeras seperti email gigi maupun jaringan yang lebih lunak seperti gusi atau tulang.

Laser juga memiliki keunggulan dalam prosedur operasi jaringan lunak rongga mulut, sinar laser energi tinggi dapat membantu proses penjendalan darah pada pembuluh darah yang terbuka ketika digunakan untuk memotong jaringan lunak rongga mulut sehingga dapat meminimalkan terjadinya bleeding. Dalam prosedur operasi pada jaringan lunak, faktor infeksi seringkali menjadi pemikiran tersendiri, sinar laser energi tinggi dapat membantu menyeterilkan daerah kerja operasi. Perdarahan yang minimal dan kemampuan untuk mengurangi resiko infeksi tentu saja sangat menguntungkan sebab dengan demikian maka luka bekas operasi lebih cepat sembuh dan mengurangi terjadinya pembengkakan post-op.

Meskipun teknologi laser terlihat sangat menjanjikan, dari segi keamanan tetap harus diutamakan. Seperti dikatakan oleh Susan Runner, D.D.S seorang pimpinan cabang divisi peralatan dental FDA, bahwa instrumen laser tetaplah merupakan cutting instrument sehingga dalam

Tidak ada komentar: